Minggu, 01 September 2013

Angel's Cake


Or, in English, it’s called Baking Cakes in Kigali.

I found this gem sold really cheap on bukabuku. Around Rp 10.000 well, maybe it’s about US $ 1. This is just why I love book sale. :D

Oke, daripada bergunjing soal diskon, mari kita langsung aja ke sinopsis.

Angel Tungaraza, beserta keluarganya yang berasal dari Tanzania, pindah ke Rwanda yang baru saja terkena perang sipil. Di situ, Angel membuka sebuah bisnis untuk membuat kue. Setiap kue buatannya yang bentuknya menarik dan penuh warna itu memiliki cerita masing masing dari para pelanggannya.

Banyak cerita yang diceritakan pelanggannya kepada Angel. Mulai dari kisah cinta, kisah sedih kehilangan keluarga yang mereka punya karena perang, hingga kisah menemukan sanak saudara yang tercerai berai, terpisahkan oleh keadaan.

Angel adalah seseorang yang professional. Karena itu, setiap cerita yang dibagi sang pelanggan dengan sang pembuat kue menjadi rahasia diantara mereka.

Wanita ini sendiri, juga menyimpan sebuah rahasia.

Rahasia yang dia pikir sebaiknya dikubur saja dalam-dalam, tidak mau ia akui.

Apakah itu?

Silakan dibacaaaa~

Oh iya, gara-gara novel ini, saya jadi pengen lebih tau apa yang sebenernya bikin Rwanda perang sipil, dan rupanya, sebabnya adalah genosida terhadap suku Tutsi oleh suku Hutu. Menurut saya, ini menyedihkan sekali. Kalau berdasarkan novel ini, setiap orang punya luka sendiri gara-gara pembantaian ini. Saya gak habis pikir ada berapa ribu kisah sedih kalo saya tanyain para korbannya satu-satu.

Tapi tenang, sekarang Rwanda udah mulai berjalan kembali dengan baik. Malah sekarang pemerintahannya pengen Rwanda jadi Singapur-nya Afrika. Semangat Rwandaaa! 
(*´`)//kibar bendera
Karena novel ini juga, saya yang tadinya gak begitu tertarik tentang Afrika, jadi pengen lebih tau tentang benua ini. 

Anyway, hal hal yang saya sukai di novel ini ada banyak, salah satunya, terselip pula bagaimana kehidupan keseharian Angel diantara orang-orang dengan berbagai latar belakang budaya yang berbeda.

Beberapa hal menarik tentang perbedaan budaya yang saya temuin adalah:

-         
Jadi, di depan apartemen tempat Angel dan keluarganya tinggal, ada taman gitu, tapi tamannya kalo gak salah tandus. Sukarelawan dari Inggris yang tinggal di dekat Angel berpikir harusnya tamannya dibenahi, ditaruh tanaman biar terlihat cantik. Tapi, pikiran Angel beda, menurut dia, lebih baik tamannya berbentuk kayak gitu aja, biar aman, dan gak banyak ularnya, biar anak-anak yang main disitu gak kegigit ular

-          Perempuan yang disunat. Astaga. Saya gak mau ngejelasin ah. Silakan tanya sama Pak Google. :(

-          Terus, biasanya kan kalo disini laki-laki sama perempuan menikah dulu baru hubungan suami istri. Kalo menurut novel ini, laki-laki nya berhubungan suami istri sama si perempuan, buat nge-tes apakah si perempuan ini bisa hamil atau tidak. Agak aneh juga sih ya. Tapi ini juga karena, - lagi lagi menurut novel ini- ada cerita seorang laki-laki yang minta dibalikin semua mahar yang dikasih ke keluarga perempuan begitu tahu si perempuannya gak bisa hamil.

Yah, itu aja yang bisa saya kasih tau, silakan baca sendiri kalau ingin menemukan hal-hal menarik lainnya. (^o^)/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar