Selasa, 26 Juli 2011

Review: Detektif Imai

Oke~ saya mau review novel yang satu ini.
Tapi sebelum itu, saya mau cerita pertemuan saya dengan buku ini :DD

Novel ini saya temukan di antara kumpulan novel detektif-misteri macem Sherlock Holmes, Agatha Christie, dll. Yang jelas bikin saya bingung, gak salah tempat nih novel? Apa lagi ilustrasi-nya cover-nya bentuk manga gini.... (Antena manga freak saya berjalan sih xDDb )

Terus saya cek judulnya, pantesan, habisnya buku ini novel detektif! Setelah mondar mandir buat mikir beli buku ini atau enggak, akhirnya saya beli deh~ (Tepatnya, buku ini baru saya beli sebulan setelah ngeliat pertama kali. =))) )

-OwO-

Mari ke sinopsis, jadi, ada seorang gadis bernama Imai (itu diambil dari nama lengkapnya yang well... unik), yang masuk ke SMP super elit. Demi ketemu temen masa kecilnya, Kaisar, yang beda dua tahun dengannya.

.

.

.

Tapi, Kaisar sudah berubah, dan bahkan, entah peduli atau enggak sama Imai. Akhirnya, Imai memilih untuk gak meduliin Kaisar balik, tapi sesuatu terjadi, Ruangan OSIS ternyata dirusak! WUT? Imai memutuskan untuk mencari tahu siapa pelaku sebenarnya. Dalam pencariannya, Imai bertemu dengan banyak orang, dari Biru, teman sekelasnya yang aneh, kakak kelas yang judes, atau pun yang suka ngusilin, serta Nino, yankee di sekolahnya, sekaligus tersangka utama dari kasus Imai yang pertama. Gak lupa, dia juga bareng temennya yang kadang kadang membantu dia, Lila, cewek yang cantik dan manis.

-OwO-

Overall, novel ini oke~ meskipun dalam kasus saya, novel ini penyelamat hari-hari saya waktu saya masih sendirian dan gak punya temen. ;u;v

Oke, lanjut. Tapi yang bikin saya kurang 'sreg' sama novel ini adalah, pemakaian 'aku' sama 'kamu' versus 'lo' sama gue' (Nasib kalo bikin novel Indonesia, bahasa Indonesia memang lumayan susah sih... terlalu banyak slang =A=;;)

Maksudku tuh gini, jadi di buku Ini, Imai, dan anak anak yang lain ngomong pake 'aku-kamu' sementara Nino yang yankee, pake 'lo-gue'. Got that? Yah, mungkin Mbak Penulis berpikir, semacam, "Nino itu yankee, biasanya yankee nggak sopan, kalo yang lain kan anak baik, jadinya pake 'aku-kamu'" Tapi masalahnya, jaman sekarang, anak mana sih yang nggak pake 'lo-gue' waktu ngomong?

Yah... ndak apa sih, cuman itu aja yang bikin saya kurang 'sreg'.

Terus ilustrasi~ Less than three, alias <3
saya sukaaa~ ilustrasi-nya gaya manga gitu soalnyaaaa. :DDb
Saya jadi bayangin di kepala itu bukan dalam bentuk 'orang' kalo lagi baca novel seperti biasa, tapi dalam bentuk 'anime' nyeheheh~ xDD

Terakhir, saya harap, novel ini bakal lebih banyak twist ke depannya (Yes, ini baru seri pertama teman). Semangat ya Mbak Penulis~ OuO/

EDIT: Seri kedua udah mau terbit ya? 8DD /stalkGramed

2 komentar:

  1. Nggak sengaja saya menemukan review ini. Asyik banget, lho! :D Makasih ya atas masukannya. Saya senang dapat masukan seperti ini.

    Oh, ya. Buku keduanya sudah muncul di Gramedia. Silahkan ditengok, ya.

    Untuk buku tiga sedang dalam proses. Mohon dibantu doa supaya cepat selesai.

    BalasHapus
  2. e-eh? Anda ngelihat?
    Sumpah loh, saya rada speechless begitu ngelihat comment anda di sini... :'D

    Dan ah, sama-sama, semoga Mbak Penulis gak tersinggung. >__<

    Ahahah, makasih info-nya, rencananya saya juga pengen beli kok begitu libur lebaran selesai!

    Ya Tuhan, semoga Mbak Penulis diberi kemudahan dalam proses penulisan Detektif Imai volume ketiga, amiin!

    BalasHapus